Google Menguji Tampilan Seluler Produk 3D Dengan Kode QR

Update:  June 28, 2023
Google Menguji Tampilan Seluler Produk 3D Dengan Kode QR

Tes Google menjalankan hasil pencarian gambar 3D dengan kode QR untuk pengalaman menonton yang ramah seluler.

Kembali pada tahun 2019, Google menampilkan gambar 3D-nya dengan dukungan augmented reality (AR) di hasil mesin pencari, yang juga diuji oleh beberapa pengecer.

Belakangan, Google menguji kembali fitur tersebut di antarmuka pencarian desktop setelah meluncurkannya langsung di pencarian seluler. Sekarang, telah mendapatkan minat beberapa pengecer dengan menampilkan produk dalam 3D.

Dalam perkembangan yang menarik bagi pembeli online dan penggemar teknologi, Google telah mengambil lompatan maju lainnya dalam merevolusi cara kami menikmati gambar produk 3D.

Google Penelusuran mengintegrasikan kode QR untuk tampilan produk 3D seluler

Google sekarang bergerak untuk membuat fitur 3D ini ramah seluler dengan menggunakan kode QR, kode batang matriks dua dimensi yang mampu menyimpan informasi dalam jumlah besar dan dapat diakses oleh ponsel cerdas.

Kode-kode ini populer di industri pemasaran dan restoran saat ini, dan pengguna dapat dengan mudah membuatnya menggunakan kode yang sangat berkembangPembuat kode QRperangkat lunak daring.

Google menampilkan kode QR saat orang menelusuri suatu produk. Setelah dipindai menggunakan ponsel mereka, mereka dapat melihat produk dalam 3D.

Ini memberi pengguna transisi yang mulus dari layar komputer ke perangkat seluler mereka untuk pengalaman augmented reality (AR) yang imersif.

Di antara yang pertama mengalami hal ini adalah spesialis SEO Brian Freiesleben, yang turun ke Twitter untuk berbagi berita.

 “Wow, oke jadi saya baru saja ditambahkan ke pengujian ini lagi dan melihat tambahan baru untuk fitur ini untuk 3D/AR di desktop.”

“Google sedang menguji menampilkan kode QR yang dapat Anda pindai dengan kamera perangkat seluler Anda untuk melihat item di ruang Anda. Menarik."

Dia men-tweet atangkapan layar dari kode QR yang ditampilkan setelah mengklik produk.

Google search 3d feature

Bersamaan dengan kode tersebut terdapat ajakan bertindak yang berbunyi, "Pindai kode QR dengan kamera ponsel Anda untuk melihat item di ruang Anda."

Dengan pemindaian cepat menggunakan kamera smartphone atau aPemindai kode QR aplikasi, pengguna dapat langsung menghidupkan gambar produk 3D dan mengintegrasikannya ke lingkungan mereka menggunakan augmented reality.

Kode QR: membentuk kembali lanskap e-niaga

Harapan versus kenyataan—ini adalah masalah paling umum yang dihadapi konsumen saat berbelanja online. 

Kebanyakan orang skeptis tentang membeli produk secara online karena mereka mungkin terlihat bagus dalam gambar tetapi sebenarnya berbeda.

Di sinilah Google masuk. Fitur pencarian lanjutan raksasa teknologi mencoba mengatasi masalah ini dengan menguji integrasi 3D/AR di desktop dan seluler.

Pendekatan inovatif oleh Google ini mengatasi keterbatasan bawaan dalam menjelajahi gambar produk 3D di perangkat desktop.

Meskipun layar desktop memberikan pratinjau visual, mereka tidak dapat memberikan visualisasi produk yang mendekati realitas kepada pengguna di ruang mereka.

Dengan memperkenalkan kode QR yang dapat diakses melalui ponsel, Google menjembatani kesenjangan antara lingkungan dunia maya dan dunia nyata. Ini kemudian memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan produk 3D di ruang mereka sendiri.

Dengan "Lihat dalam 3D" Google dengan kode QR, pembeli online dapat membuat keputusan pembelian yang lebih tepat dengan memvisualisasikan produk dalam pengaturan yang diinginkan.

Baik itu perabot, mesin kopi, atau bahkan sepatu kets baru, pengguna sekarang dapat melihat bagaimana produk tersebut cocok dengan lingkungan mereka, memastikan integrasi tanpa batas dengan gaya dan preferensi pribadi mereka.

Kode QR untuk pengalaman menonton seluler yang imersif

Google 3d product mobile view

3D Google denganrealitas tertambah (AR) integrasi pencarian menghadirkan kegembiraan dan interaktivitas pada pengalaman berbelanja.

Tidak lagi terbatas pada gambar statis, pelanggan sekarang dapat mencoba pakaian secara virtual, menguji penempatan furnitur, dan bahkan melihat tampilan gadget baru di meja mereka.

Integrasi teknologi pintar ini memberdayakan pengguna untuk mengeksplorasi produk dari sudut yang berbeda, meningkatkan kepercayaan diri dalam pilihan mereka dan meningkatkan kepuasan keseluruhan dengan pembelian mereka.

Pengenalan “View in 3D” Google dengan kode QR mewakili kemajuan signifikan dalam e-commerce dan menunjukkan komitmen Google untuk memberikan solusi mutakhir kepada penggunanya.

Meski saat ini dalam tahap pengujian, fitur ini memiliki potensi besar untuk mengubah lanskap belanja online.

Menggabungkan gambar produk 3D, augmented reality, dan kode QR untuk aksesibilitas seluler meningkatkan keterlibatan dan kenyamanan konsumen.


Teknologi gabungan: masa depan e-commerce

Pengujian Google terhadap gambar 3D dan integrasi dukungan AR dengan kode QR membuktikan bahwa teknologi kode QR adalah alat teknologi pintar yang penting sekarang karena perangkat seluler mendominasi atmosfer digital.

Karena integrasi teknologi canggih dalam e-commerce terus meningkat, kita dapat mengharapkan masa depan di mana belanja online melampaui sekadar penjelajahan; itu akan menjadi pengalaman yang lebih personal.

Pendekatan inovatif ini juga dapat menguntungkan belanja tradisional. Mal atau toko juga dapat mengintegrasikan teknologi pintar untuk memungkinkan pelanggan menguji produk guna membantu mereka dalam keputusan pembelian, yang pada akhirnya meningkatkan pengalaman berbelanja mereka.

Perjalanan transformatif ini menjanjikan kenyamanan, personalisasi, dan inovasi, menciptakan masa depan di mana berbelanja menjadi pengalaman yang imersif dan luar biasa bagi semua orang.

brandsusing qr codes

RegisterHome
PDF ViewerMenu Tiger